Tips Melepaskan Diri Dari Jerat Asmara Yang Buruk

Bookmark and Share
Memulai hubungan asmara dengan seorang pria merupakan hal mudah, namun seiring berjalannya waktu hubungan pun semakin menunjukan perannya dan masalah pasti datang mengusik hubungan asmara tersebut. Pada saat masalah menyapa hubungan Anda pertengkaran pun tak dapat di elak. Bertengkar dengan kekasih merupakan hal wajar. Tapi menjadi tidak wajar jika masalah dalam hubungan sudah terlalu besar. Misalkan saja, si dia berselingkuh berkali-kali atau sikapnya yang kasar. Namun terkadang wanita dibuat lemah oleh cinta, tak jarang pula wanita yang menerima pelakuan buruk dari kekasihnya dan dibuat tidak berdaya karena cinta yang begitu besar pada kekasihnya. Jika Anda sudah tidak tahan dengan hubungan asmara yang membuat Anda tertekan, maka segera ambil langkah dengan mencoba tips melepaskan diri dari jerat asmara yang burukyang saya sarankan untuk Anda ;)

Anda merasa masalah sudah terlalu berat dan di hati kecil Anda pasti ingin meninggalkannya dan menjalani hidup baru dengan orang lain yang lebih baik dari kekasih Anda, tapi sangat sulit untuk melepaskan diri dari si dia. Berikut ini lima tips melepaskan diri dari jerat asmarayang buruk
1. Berhenti Membenarkan Kesalahan Kekasih

Kebanyakan sifat wanita memang lemah dan wanita lebih mudah memaafkan kesalahan kekasihnya. Misalkan, si dia memukul Anda ketika bertengkar, saat itu mungkin Anda marah dan kecewa bahkan sedih. Tapi keesokan harinya kemarahan Anda sudah reda dan memaafkannya karena Anda merasa pada malam itu si dia juga sedang emosi, sehingga wajar saja dia memukul Anda. Meski tidak hanya sekali saj si dia berlaku kasar pada Anda, tapi Anda selalu meyakinkan diri sendiri bahwa tindakannya itu tidak salah.
Untuk itu berhentilah memaafkan dan membenarkan segala kesalahannya. Jika Anda terus bersikap seperti ini, maka Anda tidak akan pernah lepas darinya dan akan terus tersakiti oleh tindakannya. Ketika Anda mengetahui kesalahannya dengan jelas, maka pikiran Anda bisa terbuka dan kekasih macam dia harus dihindari.
2. Berhenti Menunggu Dia Akan Berubah

Sudah berapa lama Anda menunggunya untuk berubah? Jika sudah sekian tahun dan perilakunya masih sama, maka segeralah move on. Sekali melakukan kesalahan mungkin bisa dimaafkan, tapi jika berkali-kali dia melakukan kesalahan yang sama, maka Anda tidak perlu lagi menunggunya untuk berubah dan sepertinya si dia tidak akan pernah berubah. Sikap Anda yang terus mendampinginya itu, bisa jadi malah membuatnya besar kepala, karena dia menganggap Anda menerima segala perlakuanya. Dia merasa aman karena ada wanita yang selalu setia bersamanya, meskipun dia sudah melakukan kesalahan besar. Jadi jangan bodoh segeralah akhiri semuanya
3. Membuat Standar Baru Hubungan

Jika orang-orang di sekitar Anda sudah banyak yang menasehati tentang hubungan Anda dan Anda sendiri pun sebenarnya merasa tidak menjalani hubungan yang sehat dengannya, maka sadarilah itu. Jangan terus terpatok pada jalinan hubungan yang salah. Buatlah standar baru tentang hubungan yang Anda inginkan. Dengan begitu, maka Anda akan fokus mencari kehidupan yang lebih baik dari saat ini.
4. Percaya Ada Pria yang Lebih Baik untuk Anda
Anda tidak bisa meninggalkannya karena masih menyangka dialah pria terbaik untuk Anda. Percayalah, masih banyak pria yang baik dan lebih layak untuk Anda. Satu-satunya cara untuk membuktikkan ada pria yang bisa bersikap lebih baik untuk Anda adalah dengan mampu meninggalkan kekasih Anda.  Saat ini Anda belum menemukan tambatan hati Anda, itu karena Anda masih ‘terpenjara’ oleh kekasih Anda. Dengan melakukan tindakan tegas meninggalkan dia itu salah satu bukti bahwa Anda bukan wanita yang lemah yang mau diperlakukan tidak layak oleh pria.
5. Jangan Berharap Anda Tidak Akan Patah Hati

Putus cinta tentu saja akan membuat Anda patah hati. Perasaan sakit hati dan galau itulah yang terkadang ditakuti wanita, sehingga mereka memilih untuk mempertahankan hubungan asmaranya yang yang tidak sepantasnya dipertahankan. Jangan menunggu perasaan Anda sampai ilfil atau hilang feeling untuknya, agar terhindar dari patah hati atau menemukan pria lain dulu, baru bisa memutuskan hubungan dengannya. Itu bukan cara yang tepat untuk menghindari Anda dari patah hati. Lewatilah masa-masa sakit hati Anda dengan memutuskan hubungan Anda dengannya. Meski patah hati, tapi Anda telah menyelematkan diri Anda sendiri dari jerat asmara yang buruk.


{ 0 comments... Views All / Send Comment! }

Post a Comment