Puisi Dua Cinta Satu Hati

Bookmark and Share
Rasa Cinta yang tumbuh dalam diriku
mengapa hadir disaat - saat terakhirku
dengan mengecewakanmu dengan bilang aku suka padamu
sehingga kamu merasakan diriku berucap palsu

Semua itu aku ungkapkan
karena aku benar - benar sayang kamu
bukan ucapan sebambarang ucapan
maaf aku hanya membuat hatimu terluka seperti itu

Mungkin aku bukanlah lelaki
pilihan hatimu lagi yang akan kamu kenang di hati...
karena aku hadir dihadapnmu ketika semua rasa cinta dalam satu Hati
melekat dalam ucapan kata sakral dalam bibirku ini

Pelukan Terakhir (last hug)

Tak pernah aku sangka dan aku duga
engkau memintaku untuk memeluk erat dirimu
dalam gengam pelukanku ditubuhmu yang membuatku mati rasa
dan tidak bisa berkata - kata apapun dihadapanmu

Jika engkau berkata apakah kamu benar - benar sayang
Aku hanya bisa berkata, memang aku benar sayang
dan ini adalah keberanianku yang aku pendam
yang sudah lama ingin ungkapkan

Maaf aku hanya bisa membuatmu menangis
bersedih dalam tetesan air mata yang berderetan
mengucur di helai tanganku dan membuatmu tak berdaya



Kerinduan Cinta

Engkaulah kerinduanku
yang selalu menghantui setiap malamku
Engkau hadir disela - sela pirikanku
setiap detik - setiap saat aku termenung dalam kemalasanku

Bukan cinta dan kerinduan yang terbagi dua
tapi rasa dan ikatan yang menjerat cinta
dalam satu kasih sayang yang tiada tara
membuatku tergelora dalam kenangan bersamamu cinta


sumber

{ 0 comments... Views All / Send Comment! }

Post a Comment