Info Buat Pria: Meraba-raba Testis Anda Tidak Terlalu Bermanfaat!

Bookmark and Share
Dibandingkan kanker serviks dan ******** pada perempuan, kanker testis pada laki-laki relatif lebih jarang ditemukan. Karenanya anjuran untuk sering-sering meraba benjolan di bagian testis dinilai tidak banyak memberikan manfaat.

Dikhawatirkan, gencarnya kampanye deteksi dini kanker testis di kalangan laki-laki justru hanya memunculkan ketakutan yang berlebihan. Begitu ada sesuatu yang mencurigakan, maka ujung-ujungnya adalah perawatan dan pengobatan yang sebetulnya tidak perlu.

Pendapat ini disampaikan oleh Dr Keith Hopcroft, seorang ahli kanker dari Essex yang menulis di British Medical Journal. Menurutnya, manfaat yang didapat dari pemeriksaan testis secara rutin kurang sebanding dengan risiko kematian yang ditimbulkannya.

"Peluang untuk menemukan sesuatu yang bermakna dari pemeriksaan seperti itu sangat kecil, kira-kira dari 50.000 lelaki yang memeriksa testisnya hanya ada 1 kematian yang bisa dicegah setiap tahunnya," kata Dr Keith seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (6/4/2012).

Dari beberapa jenis kanker yang hanya menyerang laki-laki, kanker testis memang termasuk jenis yang paling sering ditemukan. Namun Dr Keith menilai angka kejadiannya tetap masih jarang dan belum perlu dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan rutin.

Terlebih menurut Dr Keith, kanker testis memiliki karakteristik yang agak berbeda dari kanker serviks misalnya. Kanker serviks munculnya sangat perlahan sehingga butuh deteksi sangat dini, sementara kanker testis biasanya langsung ditandai dengan pembengkakan dan rasa sakit yang luar biasa.

Meski demikian, departemen kesehatan Inggris dan banyak ahli yang lain tetap menganjurkan agar para lelaki melakukan pemeriksaan rutin terhadap testis masing-masing. Pemeriksaan yang dilakukan dengan cara meraba testis itu perlu dilakukan sebulan sekali, terutama saat dan sesudah mandi.
sumber

{ 0 comments... Views All / Send Comment! }

Post a Comment